Puisi Pendek - Pendaki Gunung

Puisi Pendek Pendaki Gunung - Puisi ini sebagai gambaran kesukaan para pendaki, termasuk saya sendiri juga senang mendaki gunung. Hidup penat di perkotaan membuat naluri kita dengan sendirinya merindukan suasana yang tenang sejuk dan indah. Puncak gunung menjadi pilihan bagi para pendaki untuk menikmati suasana alam.

Mendaki gunung menjadi tantangan bagi masing-masing orang, disitulah kita menjadi diri kita sendiri. Semua karakter asli kita keluar tanpa terbendung, baik buruk dan baik. Namun, dari situlah kita belajar untuk menjadi manusia yang semakin peduli terhadap sesama. Menikmati filosofi tantangan yang dapat dituangkan dalam menjalani kehidupan. Satu kata, pendaki gunung menyukai tantangan kehidupan.

Puisi Pendaki Gunung


Jenuh dikerumuni keributan udara kota
Mengalihkan jarak tentang kesadaran
Karya Tuhan berhamburan kehijauan
Merangsang jiwa dan raga keindahan
Gunung-gunung menyirami makna kehidupan

Misteri tersembunyi di kantong-kantong bumi
Pendaki gunung yang bahagia
Menjadi diri sendiri
Mencari kearifan di keheningan
Kecerobohan hanya menyakitkan
Sebab melangkah dengan ayun adalah kekuatan

Melatih jiwa manja kekanak-kanakan
Setiap karakter meletus tanpa dibendung
Menjadikan kita sebenarnya kita
Peduli, berbagi dan cinta bersemayam dalam gerakan
Menjadi pupuk harmonis di semua musim

Ribuan pengalaman menjadi guru
Sang pencari jati diri
Pendaki gunung melebur di alam
Ketinggian adalah tantangan
Hingga menggapai surga-surga kecil di puncak
Lelah bagai embun yang cepat hilang

Terasuki rasa syukur
Doa dalam diam
Mengagungkan pencipta
Pendaki gunung menikmati tantangan
Menjadi bekal dalam kehidupan
Pendaki gunung abadi dalam kenangan

Musikalisasi Puisi Pendaki Gunung

Berlangganan update puisi terbaru via email gratis !:

Belum ada Komentar untuk "Puisi Pendek - Pendaki Gunung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel