Puisi Pendek - Merasa Asing di Kampung Sendiri

Puisi Pendek Merasa Asing di Kampung Sendiri - Puisi Merasa Asing di Kampung Sendiri ini menceritakan tentang seseorang yang telah puluhan tahun merantau di negeri orang. Ketika kembali semua terasa asing, bahkan tata letak pemukiman keseluruhan kampungnya juga telah mengalami perubahan drastis.

Bahkan rumah teman sekolah ketika SMA juga sudah mulai lupa dengan waktu puluahan tahun yang menambah banyak sekali rumah-rumah. Namun, merasa asing bukanlah masalah, sebab hanya memerlukan waktu yang singkat untuk mulai beradaptasi kembali dan menjadi bahagia.

Rasa syukur terbesar yaitu masih dapat kembali untuk melanjutkan hidup di kampung halaman dalam keadaan sehat dan baik. Berkumpul bersama keluarga besar dan menjadi manusia yang bermanfaat buat seluruh masyarakat di kampung.

Puisi Merasa Asing di Kampung Sendiri


Malam dan siang terasa asing seketika
Tubuh dan jiwa berjuang mentaati aroma kampung
Puluhan tahun mengukir cerita di seberang pulau
Merantau menjadi tantangan sang pejantan

Putaran waktu mulai mengajak tuk kembali
Nasehat sesepuh terbuka kembali dalam lembaran
Ingatan pengabdian anak negeri berseru
Gubuk di tepi setapak memanggil pulang

Merasa asing di negeri sendiri
Menyatukan jasad ini bersama keramaian
Saudara-saudara terasa asing dalam sapaan
Senyum menjadi rendah hati yang agung

Terasa asing di tanah kelahiran
Susunan rumah seakan teracak di ingatan
Mata mulai meraba sepanjang jalan
Namun, semua itu bukan beban
Bukan juga masalah
Bahagia membawa tubuh ini untuk pulang
Bahagia menghirup udara kampung halaman

Berlangganan update puisi terbaru via email gratis !:

Belum ada Komentar untuk "Puisi Pendek - Merasa Asing di Kampung Sendiri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel