Puisi Pendek - Cahaya Cinta yang Redup

Puisi Cahaya Cinta yang Redup
Puisi Pendek Cahaya Cinta yang Redup - Puisi cahaya cinta yang mulai redup menceritakan tentang cinta kasih pasangan yang saling mencintai. Di awal perkenalan hingga mulai saling jatuh cinta dan menjalani kisah hubungan mereka, semuanya baik-baik saja.

Namun, semakin hari berjalannya waktu, mulai bermunculan masalah-masalah dalam hubungan cinta kasih mereka berdua. Cahaya cinta mulai redup ditandai dengan komunikasi yang mulai minim, saling percaya mulai hilang dan saling cuek yang semakin nampak terlihat.

Ini bukanlah akhir dari hubungan cinta mereka sebab problem dalam kisah cinta itu biasa. Tinggal bagaimana cara menghadapinya sebagai kedewasaan. Saat-saat seperti inilah dapat dijadikan sebagai momen evaluasi dan intropeksi diri terkait karakter apa yang salah selama ini, sikap serta tindakan masing-masing demi menghadapi tantangan dalam cinta. Ketika mampu untuk dilewati maka cahaya cinta kembali terang benderang.

Puisi Cahaya Cinta yang Redup


Keindahan cinta berawal dari niat
Manisnya cinta butuh penghubung komunikasi
Jangan pernah menyerah untuk mencintai
Semangat cinta perlahan terang

Namun problem cinta memiliki skenario
Disutradarai Sang pemilik cinta
Masalah cinta menjadi bagian dari rangkuman narasi
Benar, cinta tak harus dipaksakan
Ikuti saja nada-nada cinta yang berbunyi

Sikap peduli, saling percaya dan pengertian
Menjadi roda yang terus berputar
Namun, wajah cinta kita mulai terlihat lesu
Cahaya cinta kita mulai redup
Suara-suara cinta mulai nyaring terdengar

Bukan berakhir, ini masa evaluasi cinta
Cahaya cinta hanya redup, bukan padam
Sejatinya cinta butuh masalah
Maka cinta kita semakin tertata dalam kedewasaan
Dan cahaya cinta menjadi penerang kehidupan kita berdua

Baca juga : 





Puisi Cintaku Spesial Untukmu

Musikalisasi Puisi Cahaya Cinta yang Redup

Berlangganan update puisi terbaru via email gratis !:

Belum ada Komentar untuk "Puisi Pendek - Cahaya Cinta yang Redup"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel