Puisi Pendek - Aku Telah Bangkit Dari Cinta

puisi aku telah bangkit dari cinta
Puisi Pendek Aku Telah Bangkit Dari Cinta - Puisi aku telah bangkit dari cinta menceritakan tentang seseorang yang terpuruk dari cinta akbita perpisahan yang terjadi antara dia dan kekasih hatinya. Hubungan cinta yang belum begitu lama, hanya beberapa bulan. Namun, sangat berkesan dan meninggalkan bekas cinta di lubuk hati.

Beberapa bulan berlalu setelah putus cinta dia masih saja sulit untuk bangkit dari kenangan di masa lalu itu. Akhirnya pada suatu saat dia mengenal sosok orang lain yang mampu membangkitkan kembali kegalauannya. 

Dari perkenalan itu kemudian terjalin hubungan yang serius, masa lalu cintanya yang pernah dilalui dan membuatnya terpuruk, kini telah hilang dan tergantikan dengan kebahagiaan. Dia telah bangkit dari keterpurukan cinta.

Puisi Aku Telah Bangkit Dari Cinta


Separuh bulan lalu kita bertemu
Masih teringat jejak cinta kita yang kemarin
Memori itu masih hangat di kepalaku
Seakan waktu lambat berputar
Cinta kita menjadi beberapa bulan yang indah

Berpisah menjadi kenangan akhir cinta yang cukup mengganggu
Terkadang lupa bagaimana tidur nyenyak
Seakan terpenjara oleh penyesalan
Mungkin paham kita yang berbeda tentang kesalahan

Tak banyak terpuruk atas kesedihan
Sebab aku menikmati semua konseksuensi alamiah cinta
Tapi perasaan tetaplah lembut
Aku sulit bangkit dari cinta pertengahan tahun lalu

Kenangan cinta kita masih seumuran jagung
Tapi sangat membekas merasuki hati
Menderita sendiri dengan tekanan pikiran ini
Kesedihan menjadi aroma pendamping langkah

Namun, aku telah bangkit dari cinta
Terus saja kau menghilang seperti ini
Agar pandanganku jelas akan cinta di depan
Seorang periang dan pengertian
Menyentuh hati yang kacau ini
Memberi kekuatan untuk kembali senyum
Kau yang dulu mulai samar terlihat
Aku telah bangkit dari cinta yang lalu

Baca juga :

Berlangganan update puisi terbaru via email gratis !:

Belum ada Komentar untuk "Puisi Pendek - Aku Telah Bangkit Dari Cinta"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel